1. SEMPURNA islamnya, karena telah melaksanakan semua rukunnya
2. D
3. D
5. D
6. D
7. DLL. masih banyak keuntungan yang lain.
Barangsiapa yg tawakal pada Allah dengan sehaq-haqnya tawakal, maka Allah akan memberi dia rezki sebagaimana Allah memberi rezqi pada burung. Pagi-pagi lapar dia, dan sorenya sudah kenyang
1. SEMPURNA islamnya, karena telah melaksanakan semua rukunnya
2. D
3. D
5. D
6. D
7. DLL. masih banyak keuntungan yang lain.
Berikut ini Tips tentang HAJI, jika ada pertanyaan silahkan ke shout box supaya bisa saya tambahkan (semampu saya)
a. Kalau di Masjidil harom, carilah ”lampu hijau” (lurus Hajar Aswad), lurus garis tempat orang memulai Thawaf, Bagi wanita lebih baik ada tanda khusus seperti syal atao topi yg warnanya mencolok
b. Di Arofah atau selama perjalanan masiyan, carilah Toilet (tunggu disana dan janagn kemana2), ketua regu akan mencari anda ATAU Carilah bendera kita (bendera mbahman warna merah) ATAU pergi ke Masjidil Harom (lebih mudah bagi ka regu untuk mencari)
c. Minta pertolongan polisi atau orang indonesia yg lewat, ingat jangan meninggalkan kartu identitas maktab anda..
a. Makkah, ONH biasa tidak mendapat makanan katering, jadi harus masak sendiri. Kalau ga mau repot bisa beli lauk serta nasinya pada orang2 Madura (TKI) yg berjualan didepan Maktab. Harga mulai satu Real (murah khan)
b. Selama masiyan, banyak yg jualan makanan atau buah di pinggir jalan, tapi ga ada salahnya kalao anda berbekal kompor listrik dan mie (ada steker di setiap toilet)
c. Di Arofah, sebaiknya sudah isi perut sebelum masuk arofah dan juga sudah kebelakang karena kalau sudah masuk Arofah semuanya antri puluhan orang dan ga bisa kembali ke tanah harom (tutup). Bekal buah2an banyak manfaat disini.
d. Mina, kalau anda ikut maktab pemerintah (lapor dulu ketua kloternya) InsyaAlloh makanannya terjamin, banyak buah dan minuman kotak/botol, makan 3 kali dan prasmanan, antro lho..Kalau ikut AlHuud ada makanan jatah dan ada yg jualan juga (org kita di dalam komplek), Kalau mbangbung alias tidur di jalanan...banyak yg jualan disekitar maktab, dekat jumroh juga ada Albaik atau chicken centre.
e. Madinah dan Jeddah sudah terdsedia makanan katering
a. Jalan termudah memasukinya adalah memulai dari pertengahan Ka’bah atau di bawah pintu Ka’bah depan maqom Ibrahim, setelah mepet tembok Ka’bah usahakan bergeser ke kiri setelah menunggu yg keluar sambil terus berdoa disana atau menunggu pergatian petugas/polisi, ikuti petugas baru ini dan anda InsyaAlloh akan mendapat kemudahan.
b. Setelah dari Multazam akan lebih mudah ke Hajar Aswad, caranya tinggal bergeser kekiri menyusuri tembok Ka’bah. Kondisinya memang pepet2an/padat sekali oleh manusia (tidak jarang yg keluar dari sana melalui atas kepala orang). Disekitar ini banyak sekali ’calo’ (biasanya madura/TKI) yg menawarkan jasanya ke HA (biasanya minta SAR 50 perorang, dia mengawal kita berdua atau bertiga) Hati2 disini karena ada copetnya juga
a. Syarat, Hati2, harus telah ibadah Thawaf Ifadoh
b. Kalau di maktab, biarkan temen2 sekamar anda pergi ibadah (jadwal ke MH berbeda dengan kita), anda bisa memanfaatkan kamar berdua.
c. Ada di AlHuud/Hotel, minta ijin sama pemegang kunci/pengurus..Gratis luur..Cuma anda harus ke Alhuud dulu..!
a. Berangkatlah bersama2 atau rame2 karena supir taxi setiap nego dengan kita selalu minta harga perorang bukan per taxi
Semoga Alloh paring aman selamet lancar barokah
Alhamdulillah jazakumullohu khoiro
H Alex Bernadi
.
Zamzam sangat berkaitan dengan ibadah haji. Kisah Siti Hajar mencarikan air untuk sang putra, ismail, adalah sumber sumber rukun haji sa’i antara bukit Shafa dan Marwa. Kisah ini berakhir pada perjalanan ketujuh, dengan mengucurnya air zam zam di tempat malaikat menjejakkan kakinya
Sungguh kenikmatan yang besar, jamah haji kini tak perlu menanti selesai sa’i untuk dapat meminum air zamzam. Di sepanjang lintasan sa’i (masa’a) tersedia botol botol besar air zamzam. Kapanpun menginginkannya, jamaah dapat menepi dan menekan keran. Tinggal pilih, zamzam dengan suhu natural atau dingin.
Siti hajar mendapatkan mata air itu sepeninggal suaminya, Nabi Ibrahim, yang kembali ke Palestina. Malaikat mengabarinya agar tidak merasa disia-siakan karena dekat sumur zamzam itu akan ada Baitulloh yang akan dibangun oleh Ismail dan Ibrahim.
Usia sumur itu sampai kini sekitar 5000 tahun. Sumur tertua dimuka bumi. Sumur zamzam berada sekitar 21 meter dari Ka’bah. Hingga 1997, jamaah masih dapat menuruni tangga di pelintasan Thowaf dekat Maqom Ibrahim dan dilantai dasar dapat melihat sumur tersebut dari balik kaca. Dilantai itu, tersedia pula ratusan keran air zamzam. Kini, tangga itu telah ditutup untuk memberi ruang yang lebih luas untuk berThowaf.
Berdasarkan penelitian, sumur zamzam memancarkan air 11 hinnga 18.5 liter perdetik. Seperti ditulis Muhammad ilyas Abdul Ghani, mata air ini menyemburkan 3.960 liter dalam satu menit. Dari mataair untuk minum itu, terdapat satu lubang yg mengarah ke Hajar Aswad dengan panjang 75 cm dan tinggi 30 cm. Juga terdapat lubang kearah Mukabbariyah dengan panjang 70 cm dan tinggi 30 cm. Selain itu, terdapat lubang-lubang kecil di Shafa dan Marwa.
Air zamzam adalah salah satu mata air dari mataair surga. Air ini merupakan tanda-tanda kebesaran Alloh di Tanah Harom, air terbaik di seluruh muka bumi yg muncul dengan perantaraan Jibril. Dengannyalah hati Rosullulloh dicuci lebih dari sekali. Air ini memberikan kesembuhan. Mintalah sesuatu kebaikan kepada Alloh sebelum meminumnya, maka Alloh akan memenuhi permintaan itu.
Adalah sunnah bagi seseorang meminum zamzam dengan menggunakan tangan kanan dan menghadap kiblat sambil berdoa :
”Allohumma inni as’aluka ilman nafi’an warizqon waasi’an waa sifaa’an minkulli da’in wasaqomin birohmatika yaa arhamarrhoohimin »
Suatu saat sahabat dari Arab telpon ke Indonesia, mereka mengabarkan kalau di Saudi hari raya-nya jatuh pada hari Jumat. Si penelepon nyletuk, kok Indonesia hari sabtu sih, nggak ngikutin Mekah? Kita jadi berpikir kenapa kita beda dengan Arab Saudi ya?
Sebagaimana kita tahu bahwa penentuan hilal atau tanggal dalam kalender islam itu berdasarkan rukyat. Perhitungan kalender islam didasarkan perputaran bulan mengelilingi bumi, bukan berdasarkan pada hitungan bumi mengelilingi matahari. Oleh karena itu, pergantian hari dihitung selepas maghrib. Misal, yang dimaksud dalam hadist Nabi, hari Jumat adalah terhitung mulai hari Kamis selepas maghrib sampai Jum’at sebelum maghrib. Bukan seperti pemahaman umum yang menyatakan pergantian hari pada jam 12 malam atau jam 24.00.
Dan rukyat ini dipengaruhi oleh posisi geografis dan kondisi cuaca setempat. Kita tahu bahwa posisi kita – Indonesia – dengan Saudi itu berbeda.
Dibawah ini dijelaskan oleh Pak
MENGAPA BISA TERJADI PERBEDAAN AWAL PUASA
ANTARA JAKARTA DAN MEKAH?
(Penjelasan Secara Orang Awam)
2. Perbedaan awal waktu puasa antara Jakarta dan Mekah bisa terjadi karena perhitungan puasa menggunakan kombinasi sistem Qomariyah dan sistem Syamsiyah. Mulai puasa (tanggal 1 Ramadhan) dengan dasar melihat pergerakan bulan (sistem Qomariyah) tetapi waktu (jam) puasa dengan dasar melihat pergerakan matahari (sistem Syamsiyah).
3. Seperti kita amati bersama, bulan baru / new moon / hilal terbit di ufuk barat pada saat matahari baru terbenam. Semakin hari, bulan akan tampak semakin tinggi di langit. Dengan kata lain, bulan terlihat bergerak dari barat ke timur, sehingga kira-kira 14 hari setelah hilal, bulan purnama akan terbit di ufuk timur pada saat matahari terbenam.
4. Periode rata-rata dari hilal ke hilal berikutnya adalah 29,530588 hari.
5. Yang kita lihat, bulan menempuh 360o langit dalam 29,530588 x 24 jam = 708,73411 jam.
6. Berarti dalam satu jam bulan terlihat naik (bergerak dari barat ke timur) sebesar 360o / 708,73411 = 0,507948o.
7. Beda waktu antara Jakarta dan Mekah adalah 4 jam (Time zone Jakarta adalah GMT + 7,00 sedangkan Mekah GMT + 3,00).
8. Kalau mau agak persis mah, perhitungannya begini: Posisi kantor saya di Jakarta: 06o 14,376’ S – 106o 47,730’ E atau 6,240o S – 106,796o E. Posisi Ka’bah: 21o 25,355’ N – 39o 49,570’ E atau 21,423o N – 39,826o E. Beda derajat bujur adalah 106,796o – 39,826o = 66,970o. Matahari menempuh 360 derajat bujur keliling bumi dalam 24 jam. Maka beda 66,970 derajat akan memunculkan beda waktu sebesar (66,970 / 360) x 24 jam = 4,465 jam. Sebagai perbandingan, bisa dilihat jadwal waktu sholat Magrib di www.islamicfinder.com pada tanggal 05 Januari 2007. Di Jakarta, Magrib jam 11:12 GMT, di Mekah 14:53 GMT. Ada beda waktu 3 jam 41 menit atau 3,683 jam. Supaya tidak tambah ruwet, karena ini perhitungan cara awam, kita ambil saja beda waktu 4 jam.
9. Dalam 4 jam, bulan akan terlihat naik setinggi 4 x 0,5079478o = 2,031792o.
10. Secara astronomi, hilal baru akan nampak bila posisinya (perhitungan matematik) 2o di atas horizon / cakrawala. Bila posisinya kurang dari 2o, maka hilal belum nampak, sekalipun memakai teropong bintang (ini kata Pak Bambang Hidayat dari jurusan Astronomi ITB, yang juga sebagai Kepala Observatorium Boscha, Lembang).
11. Katakanlah pada suatu hari (umpamanya hari Kamis), pada saat matahari terbenam di Jakarta, hilal berada di posisi kurang dari 2o di atas horizon. Kita ambil contoh, persis di horizon (posisi 0o di atas horizon). Berarti di Jakarta belum tampak hilal pada hari Kamis itu.
12. Berdasarkan dalil, orang di Jakarta belum puasa pada keesokan harinya (hari Jum’at).
13. Empat jam kemudian (hari Kamis itu juga), di Mekah matahari terbenam.
14. Selama 4 jam itu, bulan sudah naik sebanyak 2,031792o.
15. Maka pada saat matahari terbenam di Mekah, posisi hilal adalah 0o + 2,031792o = 2,031792o di atas horizon. Karena sudah di atas 2o, berarti saat itu di Mekah hilal sudah tampak!.
16. Berdasarkan dalil, besoknya (hari Jum’at), orang di Mekah sudah mulai puasa sedang di Indonesia belum!
17. Pada saat matahari terbenam di Jakarta hari Jum’at, atau 24 jam kemudian, posisi hilal di Jakarta adalah 24 x 0,507948o = 12,190752o. Maka berdasar dalil, orang di Jakarta baru akan puasa pada hari Sabtu.
18. Orang Mekah mulai puasa hari Jum’at, dan orang Jakarta mulai puasa hari Sabtu, kedua-duanya benar berdasarkan dalil.
19. KESIMPULAN: Sangat mungkin terjadi perbedaan awal waktu puasa antara Jakarta dengan Mekah! Juga antara tempat-tempat lain yang berbeda kordinat, misalnya Medinah dan Syam.
CATATAN:
SUMBER BACAAN:
PERALATAN:
Magellan GPS Receiver Type Explorist 100.
Siapakah yang mengetuk pintu di malam buta?
Siapakah yang merangsek masuk di kegelapan?
Siapakah yang datang bersama segala kesenangan?
O dosa yang tak terasa!
Salah yang tak teraba
Alpa yang tak tersangka
Dosa yang mengalir bagai air bah!
Dosa yang menumpuk bagai cucion kotor setahun penuh…
Akankah kiranya, di hari ini
Segala alpa, salah dan dosa itu… terampunkan?
Akankah segala kotor dan noda itu sungguh dibersihkan?
Dan pengampunan,
Cukupkah ia diminta,
Atau harus dibeli dengan tebusan amal kebajikan?
Hari ini, disebut-sebut sebagai hari yang Fitri, Hari yang suci Akankah segala salah dan dosa berguguran dengan sendirinya?
Akankah setiap hati iklhas memberi?
O segala pertanyaan yang menggumpal di dada!
Segala galau dan keresahan yang menyesakan jiwa!
Semoga benarlah kiranya,
Ke Fitrian hari ini mampu melonggarkan hati Menenteramkan fikiran Memunculkan senyuman Mengalirkan ketulusan Ketika setiap orang berkata:
Taqobballahu minna wa minkum!
Minal aidin wal faizin!
Kembalilah suci setiap jiwa di hari ini, Hari di mana setiap ruh mensucikan diri dari segala resah…
Allahu akbar, Allahu akbar.. wa lillahil hamdu
Selamat Idul Fitri, saudaraku!
Selamat merayakan kemenanganmu
Maafkan segala khilaf dan salahku…
InsyaAlloh Hari Kami 13 September 2007 kita akan memulai Ibadah Puasa. Bagi Orim disarankan lebih mempersungguh dan mengepolkan ibadah di bulan suci ini .
Spirit Ramadhan yang perlu kita usung guna mencapai hakikat taqwa sebagaimana diperintahkan Allah dalam Quran (QS 2 : 185) tentang puasa. Banyak orang memahami puasa dengan spirit yang salah, yang akhirnya berujung pada tidak tercapainya tujuan tersebut. Perlu ditanamkan pada diri kita bahwa puasa ini adalah proses pelatihan menuju insan yang taqwa. Jangan pernah menganggap bahwa puasa ini adalah suatu batu ujian, tahap ujian dalam menjalani ibadah. Sekali lagi perlu kita camkan bahwa bulan ramadhan ini adalah bulan pelatihan, dalam proses ibadah kita menuju taqwa. Sebab jika kita meletakkan spirit bulan ramadhan ini pada spirit yang salah, maka hasil akhir yang kita dapatkan sangat jauh berbeda. Jangan pernah menjalankan puasa ini dengan spirit ujian.
Nah, proses pelatihan ini secara tersirat diterangkan dengan kalimat - la'allakum - yaitu sebuah harapan yang akan diperoleh dari suatu proses pelatihan yaitu berpuasa.
Proses pelatihan yang harus dilakukan oleh seorang hamba dalam menjalani puasa ini pada intinya ada 2 hal. Pertama, inti dari pelatihan bagi orang yang berpuasa adalah menjaga diri dari berbuat jelek terhadap lingkungan dan Kedua adalah sebaliknya, menghindar/menyarinMencegah perbuatan jelek ke lingkungan sekitar seperti; dilarang mengeluarkan perkataan yang kotor, perkataan dusta yang menyakitkan orang lain. Orang berpuasa juga dilarang berbuat jahil dan perbuatan lain yang bersumber dari diri kita. Sedangkan mencegah perbuatan jelek dari lingkungan seperti mengurangi mendengarkan barang lahan, diajak bertengkar tidak mau – katakanlah Inni shooimun 3x, dll.
Jadi orang yang berpuasa itu dilatih untuk mengenali diri sendiri dan mengendalikan diri sendiri. Dan ini adalah perbuatan yang sangat berat. Merupakan jihad yang besar (melebihi perang) yaitu melawan dan mengendalikan hawa nafsu. Karena saking besarnya itulah, maka Allah mengatakan "As-shoumu li wa ana ajzi bihi" – puasa itu untukku dan aku yang akan membalasnya.
Saya mempunyai mimpi memiliki ruko 4 lantai dengan 4 jenis usaha didalamnya, Salon di lantai 1, perpustakaan/cafe di lantai 2 dan kantor untuk 2 perusahaanku di lantai 3 & 4.
Alhamdulillah, Selain passive income saat ini masih sangat kecil (mengelola kos2an dan salon Spa Islami). Kami bertekad akan membesarkannya dengan smart
Mimpi saya selanjutnya, InsyaAlloh membuka pabrik mulai 2008 setelah kepulanganku dari ibadah haji, tentunya target utama menjadi full TDA. Mudah2an Alloh mengabulkan dan mengijinkannya….Amiiin.